WhatsApp Image 2020 12 07 at 12.40.52

 

Minimnya sumberdaya manusia dan sarana prasarana penyimpanan kearsipan masih menjadi kendala yang cukup besar pada OPD di Kabupaten Grobogan, termasuk pada Bagian Tata Pemerintahan Setda Grobogan. Padahal arsip yang tercipta pada Bagian Tapem Setda Grobogan, banyak diantaranya merupakan arsip yang bernilai sejarah dan bersifat statis. Karena tidak terkelola dengan baik menyebabkan arsip menjadi kacau, bercampur antara arsip yang tidak bernilai guna dengan arsip yang bernilai guna sejarah, dengan kondisi tempat penyimpanan tidak standar dan bertumpuk pada rak - rak yang tidak tertata dengan baik.

Hal tersebut menjadikan keprihatinan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Grobogan, Drs. Mokamad, yang kemudian mengambil langkah dengan menjalin kerjasama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan, melalui surat permohonan yang dikirimkan. Upaya kerjasama tersebut mendapat respon sangat positif dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan, Supriyanto, S.Sos, MM melalui kepala bidang Kearsipannya dengan segera menjadwalkan kegiatan penyelamatan arsip penting pada Bagian Tapem Setda Grobogan.

Kegiatan penyelamatan arsip dilaksanakan pada tanggal 14 September 2020, diawali dengan identifikasi jenis arsip dan kondisi arsip, kemudian dilakukan seleksi untuk memisahkan arsip yang memiliki nilai guna dan tidak bernilai guna, hingga dilakukan pemindahan atau evakuasi arsip ke Depo Arsip Dinarpusda guna penyelamatan lebih lanjut, hal itu dilakukan mengingat kondisi ruangan pada Bagian Tapem yang tidak memadai.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan menghimbau kepada semua OPD di Kabupaten Grobogan untuk melaksanakan pengelolaan kearsipan secara baku, mengingat arsip yang tercipta pada OPD merupakan arsip  yang penting, yang merupakan bukti akuntabilitas kinerja, sebagai sumber infromasi yang autentik dan  terpercaya, serta merupakan memori kolektif daerah yang harus diselamatkan