29–30 Juni 2026 — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Sederajat Tahun 2026 yang bertempat di Gedung BLK Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini diikuti oleh 44 siswa SD/MI sederajat dari berbagai wilayah di Kabupaten Grobogan sebagai wadah untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kemampuan bertutur melalui cerita yang sarat nilai budaya dan karakter.
Lomba Bertutur diselenggarakan sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap buku sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya didorong untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga diajak mengenal dan melestarikan cerita rakyat, kearifan lokal, serta nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan dalam memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Grobogan, Bapak Supriyanto, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa Lomba Bertutur bukan sekadar ajang kompetisi untuk mencari pemenang, melainkan sarana strategis untuk menumbuhkan minat dan kegemaran membaca sejak dini. Beliau juga menegaskan bahwa melalui dongeng dan cerita rakyat, anak-anak dapat belajar nilai-nilai moral, karakter, dan budi pekerti luhur yang penting sebagai bekal kehidupan di masa depan. Selain itu, kemampuan mengekspresikan diri dan kecakapan literasi di era digital menjadi modal berharga bagi generasi muda.
Selama pelaksanaan lomba, peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam membawakan cerita dengan memperhatikan penguasaan materi, intonasi, ekspresi, penghayatan, serta teknik penyampaian. Penampilan peserta dinilai oleh dewan juri yang berkompeten di bidang literasi dan seni bertutur, sehingga proses penilaian berlangsung objektif dan profesional. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana belajar untuk meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi.
Melalui Lomba Bertutur ini, diharapkan lahir generasi muda yang gemar membaca, percaya diri, serta mampu menjadi duta literasi di lingkungan masing-masing. Semoga semangat bercerita dan mencintai buku terus tumbuh, sehingga budaya literasi di Kabupaten Grobogan semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

